Sales Bunuh Pemilik Toko Usai Sakit Hati Dagangannya Diejek Hingga Tak Dibeli, Begini Kronologinya

Sales Bunuh Pemilik Toko Usai Sakit Hati Dagangannya Diejek Hingga Tak Dibeli, Begini Kronologinya

Raut wajah penyesalan masih nampak terlihat dari wajah Givan Pranata (28) saat dibawa ke tempat rilis ungkap kasus pembunuhan di Mapolres Kediri Jumat (30/4/2021).

Givan Pranata yang diketahui warga domisili di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri ditangkap polisi karena tega bunuh Asrokah (65) warga Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

Peristiwa ini berawal dari Givan Pranata yang diketahui bekerja sebagai sales perment jahe. Givan diketahui saat itu sedang menjualkan atau menawarkan perment jahe miliknya kepada Asrokah pemilik toko klontong.

Akan tetapi Asrokah menolak produk dari Givan. Tak hanya itu ia diketahui sempat melontarkan kata-kata yang membuat Givan sakit hati dan tega bunuh pria berusia 61 tahun tersebut.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat dijumpai, sampaikan jika pertama kali penangkapan aktor berawal dari keraguan faksi kepolisian dari kematian korban.

Selanjutnya faksi keluarga saat ketahui korban wafat, pilih terima dengan tulus.

Namun karena menyaksikan korban wafat tidak lumrah, faksi kepolisian usaha merayu korban.

Sampai pada akhirnya polisi membokar tempat penyemayaman korban atas ijin keluarga dan lakukan proses analisis.

Hasilnya polisi mendapati beberapa bukti, jika korban wafat dengan tidak lumrah.

Kasus ini selanjutnya dinaikkan jadi proses penyelidikan. Tetapi tidak berlalu lama, aktor menyerah diri ke faksi kepolisian.

Di depan mass media Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menerangkan jika aktor tega lakukan pembunuhan merencanakan karena sakit hati.

“Waktu itu korban sampaikan jika permen punya terdakwa buruk. Hingga dimulai dari ketersinggungan itu, aktor lakukan tindakan pembunuhan merencanakan dengan memakai linggis,” terangnya ke SURYA.co.id Jumat (30/4/2021).

Menurut AKBP Lukman Cahyono, waktu itu aktor memukul linggis ke kepala korban. Hingga korban wafat di warung kepunyaannya.

“Sehabis membunuh korban, aktor selanjutnya ambil kalung emas punya korban dan pergi wafatkanya,” paparnya.

Atas tindakannya pada korban, aktor dijaring dengan KUHP pasal 338 mengenai pembunuhan merencanakan dengan sanksi hukuman capai 15 tahun penjara.

“Aktor dijumpai telah bawa linggis alat yang dipakai untuk membunuh dari rumah. Awalannya aktor akui bawa linggis untuk menolong saudaranya membenahi rumah,” terang Kapolres Kediri.

Disamping itu menurut Kapolres Kediri, jika aktor ini memiliki niat bagus untuk menyerah diri ke faksi kepolisian.

Check Also

Kambing di Aceh Selatan Melahirkan Bayi Menyerupai Wajah Manusia

Kambing di Aceh Selatan Melahirkan Bayi Menyerupai Wajah Manusia

Masyarakat Aceh Selatah digemparkan seekor kambing yang melahirkan bayi menyerupai wajah manusia. Peristiwa aneh tapi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *